5 Momen Keseruan Dan Unik Berekowisata di Tanjung Puting

5 Momen Keseruan Dan Unik Berekowisata di Tanjung Puting

5 Momen Keseruan Dan Unik Berekowisata di Tanjung Puting

5 Momen Keseruan Dan Unik Berekowisata di Tanjung Puting – Kekayaan Indonesia yang patut kita syukuri adalah keragaman flora dan fauna yang tersebar di seluruh daerah.

Agar kekayaan flora dan fauna tersebut tidak terancam punah, pemerintah berinisiatif membangun ekowisata. Salah satu ekowisata yang terkenal hingga kancah dunia yakni Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Dilansir https://e-box-web.com jika kamu adalah penjelajah sejati yang senang dengan kegiatan alam, TNTP patut kamu tilik keindahannya tentu setelah pandemik berakhir ya guys.

1. Melihat secara langsung aktivitas dan tingkah laku orangutan di habitat aslinya 

Tanjung Puting menjadi habitat asli orangutan yang berada di Kalimantan. Selama kamu menjelajahi ekowisata ini, maka kamu bisa melihat secara langsung aktivitas dari hewan berordo primata itu, seperti tingkah lakunya bergelayutan di pohon. Momen ini tentu epic sekali untuk diabadikan. Selama melakukan perjalanan, kamu tidak perlu khawatir karena ada pemandu tur yang siap menemani petualanganmu.

2. Wisata healing, khususnya di kawasan hutan tropis 

Suasananya yang tenang karena dikelilingi kawasan hutan, tentu ini yang menjadi primadona traveler adventure menjelajah dan dimanfaatkan sebagai wisata healing. Hal ini sempat diakui salah satu wisatawan asal Korea Selatan bahwa dirinya menikmati Tanjung Puting ketika berada di hutan tropis, di mana hutan tropis merupakan sumber oksigen yang baik untuk kesehatan.

3. Menyusuri Sungai Sekonyer menggunakan perahu klotok 

pasted image 0 2 7d9fcfface9d45e8f50fd642c41cc761 - 5 Momen Keseruan Dan Unik Berekowisata di Tanjung Puting

Pilihan wisata lainnya di Tanjung Puting yakni menyusuri keindahan Sungai Sekonyer menggunakan kapal kecil atau dijuluki perahu klotok. Menariknya lagi, sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan tropis dan ketika senja kamu dapat menyaksikan momen sunset.
Panjang Sungai Sekonyer ini membentang sekitar 45 kilometer membelah Tanjung Puting. Ribuan flora yang membentuk seperti koridor-koridor alami menemani perjalananmu di perahu klotok, mirip dengan perlintasan pada Sungai Amazon.
4. Coba pengalaman baru dengan rain forest trekking 

Senang eksplor jalur trekking di hutan? Kamu nggak salah pilih ekowisata nih! Jalur trekking di Tanjung Puting cukup mudah dan jalur relatif datar. Bahkan untuk light trekking, wisatawan usia 6–70 tahun masih bisa melakukannya. Pastikan menggunakan sandal gunung atau sepatu yang nyaman. Oh iya, pemandu atau ranger pun menyediakan first aid kit ketika sewaktu-waktu kamu memerlukan penanganan.

5. Ekosistemnya beragam, mulai dari hutan tropis hingga hutan mangrove 

Dengan luas lahan sekitar 415 hektare, Tanjung Puting memiliki beragam ekosistem, mulai dari hutan tropis, hutan tanah kering, dataran rendah hutan rawa air tawar, hutan pantai, hutan sekunder, hingga hutan mangrove. Wisatawan yang mampir ke sini, dijamin tidak akan bosan karena akan belajar tentang berbagai macam ekosistem.

Berdasarkan catatan dinas pariwisata setempat, ada sekitar 20 ribu hingga 30 ribuan wisatawan mancanegara per tahunnya mengunjungi Tanjung Puting. Sebagian besar datang dari Jepang, Eropa dan Kanada, serta sejumlah kecil dari berbagai negara di Asia.

Comments are closed.