Belanja Oleh-oleh Khas Padang

Belanja Oleh-oleh Khas Padang

Belanja Oleh-oleh Khas Padang

Belanja Oleh-oleh Khas Padang – Kebanyakan dari kamu mungkin hanya mengenal Padang dari kulinernya yang lezat dan bikin kecanduan. Namun, Padang ternyata juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik, lho. Berbagai destinasi wisata alam hingga sejarah bisa kamu temukan di sini. Tak ketinggalan aneka oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang.

Berjalan-jalan ke kota Padang, Sumatera Barat, ada banyak hal yang bisa kita nikmati, seperti keindahan alam hingga bangunan-bangunan adatnya. Setelah usai menikmati itu semua, jangan sampai lupa untuk membeli oleh-oleh khas Padang sebelum kembali pulang. Ada cukup banyak pilihan buah tangan yang bisa kamu beli, baik oleh-oleh dalam bentuk makanan ataupun barang-barang seperti souvenir dan pernak pernik.

Jika kamu ingin membeli oleh-oleh khas Padang yang tahan lama, kamu bisa memilih untuk membeli oleh-oleh berbentuk souvenir, cinderamata, atau souvenir. Tapi apabila kamu ingin membawakan oleh-oleh berupa makanan khas Padang, kamu harus cermat memperhitungkan apakah makanan tersebut sanggup bertahan hingga kamu sampai ke rumah.

Karak Kaliang

Karak kaliang merupakan kerupuk yang dibuat menggunakan bahan dasar ubi kayu berbentuk angka delapan dengan warna khas kuning. Cara pembuatan oleh-oleh khas Padang yang enak ini adalah dengan mengambil ubi kayu lalu dikupas kulitnya, habis itu ubi harus dicuci sampai bersih dan diparut sampai menghasilkan tepung ubi.

Untuk memberikan cita rasa gurih dan asin, maka perlu ditambahkan dengan bawang putih dan garam secukupnya pada adonan tadi. Adonan tadi diaduk dan diuleni sampai kalis sebelum dibentuk angka delapan yang nantinya digoreng pada minyak panas.

Jika kamu ingin mendapatkan oleh-oleh khas Padang Sumbar ini dengan harga yang murah, kamu bisa langsung menuju pabrik pembuatannya di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Harga di pabrik pembuatannya, hanya Rp5 ribu satu kemasannya dan bisa disantap sebagai cemilan atau pelengkap makan bakso maupun nasi goreng.

Kerupuk Jangek

Kerupuk adalah makanan yang paling tepat sebagai teman makan makanan apapun, mulai dari bakso, soto, nasi goreng, hingga dimakan sebagai cemilan juga enak. Sehingga warga Andalas mengeluarkan dan membuat produk kerupuk dari kulit kerbau ataupun kulit sapi menjadi kerupuk jangek dengan cita rasa renyah sebagai oleh-oleh cemilan khas Padang.

Bentuk dari kerupuk ini sangatlah beragam, ada yang kotak memanjang, persegi, hingga bentuk lain. Pembuatannya juga sangat mudah, yang diperlukan hanyalah kulit sapi atau kerbau, garam, dan minyak goreng, serta panas matahari. Caranya adalah dengan menjemur kulit hewan berkaki empat tadi sampai bersih lalu direbus sampai kulit tadi benar-benar empuk dan bulu-bulunya sedikit demi sedikit hilang.

Setelah itu baru bisa dipotong kecil-kecil sesuai selera dan diberi taburan garam yang nantinya akan dijemur dibawah sinar matahari selama 3 sampai 7 hari. Terakhir saat kulit benar-benar kering, selanjutnya adalah menggorengnya. Rasa dari oleh-oleh makanan khas Padang ini gurih dan renyah, sangat tepat bila disantap kapanpun dan dimanapun.

Karupuak Sanjai

Karupuak sanjai adalah panganan sejenis keripik yang dibuat menggunakan singkong khas Bukittinggi. Nama Sanjai sendiri diambil dari nama jalan di desa Manggis, Manggis Gantiang Sanjai, yaitu Jalan Sanjai karena tepat di alamat itulah, dulunya pembuat karupuak sanjai berasal dan di sekitar tempat itu kerupuk ini dipasarkan.

Terdapat 3 varian rasa keripik ini, mulai dari keripik tawar, yang tidak menggunakan bumbu, asin dengan warnanya yang kuning, dan terakhir pedas atau keripik balado. Keripik asin dibuat menggunakan bumbu-bumbu bawang putih, garam, dan kunyit yang membuatnya memiliki warna kuning. Sedangkan keripik balado dibuat dengan bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan yang utama cabai.

Di kawasan asalnya, yaitu jalan Sanjai kini terdapat puluhan produsen pembuat karupuak sanjai yang dapat dikunjungi untuk membelinya dengan harga miring. Apalagi di beberapa tempat produksi, ada yang membuat inovasi keripik dengan menciptakan stik keripik dan keripik berbumbu cabai kering.

Keripik Balado

Walaupun keripik balado bukan makanan yang hanya ada di Padang, namun panganan ini sangat mudah ditemui di daerah tersebut. Salah stu produsen keripik Balado adalah buatan Christine Hakim yang berada di Jalan Nipah, Kota Padang. Walaupun Christine Hakim yang satu ini bukan artis yang kondang itu, namun olahan keripiknya sangat dikenal masyarakat. Hal ini dikarenakan rasa keripik balado buatannya sangat khas dan enak.

Walaupun ia merintis usaha ini sejak 27 tahun lalu, namun saat mengawali usahanya ini ia hanya memiliki modal berupa dua karung keripik singkong dan dua kaleng minyak saja. Namun berkat usahanya, kini produk keripik olahannya semakin berkembang bahkan kalau belum mencicipi keripik yang belum memiliki merek ini saat di Padang, rasanya seakan belum pernah ke Padang. Harganya dimulai dari 17.500 untuk kemasan 200 gram sampai 44.000 untuk yang memiliki berat 500 gram.

Comments are closed.