Mulai Agustus Pariwisata Bali Dibuka

Mulai Agustus Pariwisata Bali Dibuka

Mulai Agustus Pariwisata Bali Dibuka

Mulai Agustus Pariwisata Bali Dibuka. Pariwisata Bali berada di titik nol saat pandemi virus corona (covid-19). Kabar bagusnya lagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersiap untuk membuka sektor pariwisata yang diperkirakan pada Agustus 2020.

Untuk mempersiapkan pembukaan tersebut, Pemprov sudah membentuk tim untuk meninjau akomodasi turis, yang akan melibatkan semua Dinas Pariwsata, Dinas Kesehatan dan asosiasi hotel.

“Dari penyelenggara pariwisata tersebut sudah siap semua (menerima wisatawan),” kata wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar.

Ia juga menjelaskan, setiap hotel akan memiliki standart yang sangat rinci untuk pencegahan penularan Covid-19 yang berbeda-beda agar menyesuaikan dengan lokasi dan keperluan. Menurutnya, tugas pemerintah akan segera memastikan bahwa protokol kesehatan itu dapat segera dilaksanakan.

Selain sarana akomodasi seperti hotel, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengklaim, objek wisata di Bali telah siap menerima wisatawan dan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Bali ini juga menyatakan, pihaknya tengah merancang agar wisatawan yang nantinya datang ke Bali tidak hanya untuk liburan saja, tapi bisa tetap bekerja sehingga waktu tinggal mereka menjadi lebih lama,“Nanti akan kami rancang, termasuk juga soal visanya,” ujarnya yang akrab disapa Cok Ace tersebut.

Membicarakan soal target wisatawan, Cok Ace juga menjelaskan, akan mengutamakan wisatawan domestik. Namun, ia juga akan melihat Australia dan Cina masih menjadi pasar utama untuk wisatawan asing, “Kami harus cek, karena Australia dan Cina belum tentu dibuka hingga Oktober 2020,” ujarnya.

Menurutnya, secara keseluruhan penyebaran Covid-19 di Pulau Dewata relatif jauh lebih rendah dibandingkan tempat lain. Namun dia menegaskan yang perlu dibangun adalah kepercayaan terhadap publik, kepercayaan terhadap calon wisatawan nasional maupun internasional mengenai pelaksanaan protokol kesehatan di Bali.

Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster juga mengatakan, mulai tanggal 9 Juli 2020 akan segera menerapkan pola new normal di beberapa sektor, kecuali pendidikan dan pariwisata, “Pariwisata akan dibuka secara bertahap,” ujarnya.

Apabila, setelah 9 Juli 2020 transmisi lokal di Bali menurun, pariwisata akan dijadwalkan untuk membuka Kembali pada Agustus 2020 khusus untuk wisatawan domestik. September 2020 baru dijadwalkan wisatawan asing agar segera bisa berkunjung ke Bali.

“Ini masih membicarakan ancang-ancang. Karena semuanya sangat bergantung pada dinamika Covid-19 di Bali,” ujar Koster.

“Tahap kedua itu akan segera ditentukan pada saat tahap satu sudah bisa dilaksanakan dengan berhasil dan baik,” jelasnya dalam rapat koordinasi di Ubud Gianyar.

Sementara itu, saat pariwisata akan kembali dibuka, kawasan The ITDC Nusa Dua akan menjadi percontohan yang baik mengenai penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Seribu Pura ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *