Segera Dibuka Pusat Belanja dan Rekreasi, Protokol Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Segera Dibuka Pusat Belanja dan Rekreasi, Protokol Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Segera Dibuka Pusat Belanja dan Rekreasi, Protokol Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Segera Dibuka Pusat Belanja dan Rekreasi, Protokol Kesehatan Tanggung Jawab Bersama – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendatang akan membuka lagi pusat perbelanjaan atau pasar non makanan pada hari esok Senin (15/6/20) dan tempat rekreasi pada Sabtu (20/6/20) yang akan datang.

Tidak mau menjadi epicentrum penyebaran kasus Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19), menggunakan protokol kesehatan menjadi tanggung jawab bersama-sama.

Walikota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menyampaikan, penerapan protokol kesehatan di pusat pengeluaran, pasar, atau tempat rekreasi harus berjalan sebaik mungkin. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memindahkan perpindahan epicentrum penyebaran Covid-19.

“Kita sudah melakukan kunjungan dan pengawasan pada protokol kesehatan Covid-19 telah melaksanakan sebaik mungkin,” ucap Walikota Jakarta Utara, saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (14/6/20).

Walikota Jakarta Utara menyampaikan, menerapkan peraturan kesehatan menjadi tanggung jawab bersama dengan pengelola juga pengunjung. karena itu, transisi dan pengawasan kepada protokol kesehatan dilakukan agar tidak mentransformasikan Covid-19 di lokasi tersebut.

“Saat dibuka semua, kita semua harus sangat siap menerapkan protokol kesehatan dan menjadikannya sebagai tanggung jawab bersama,” katnya.

Meski begitu, dijelaskan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat Kota Jakarta Utara juga mengatur ruang publik yang minim pengelola, seperti Danau Sunter, Taman Mangrove, Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam. Pengawasan dan Kontrol Covid-19 menjadi catatan penting bagi para petugas supaya tidak boleh tertinggal.

“Kita tidak hanya berbicara tempat rekreasi yang ada pengelolanya saja. Namun, ada tantangan di ruang publik seperti Danau Sunter, Taman Mangrove serta Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam. Ini menjadi catatan pengawasan dan pengawasan yang tidak boleh terlewatkan, ”ungkapnya

Pelajaran dari fase di atas ialah sangat penting untuk merasionalisasi setiap situasi. Sebagai contoh dibanding membeli masker kesehatan sekali pakai dengan harga tinggi, baiklah kita mencari alternatif lain seperti masker kain, tentunya dengan tidak gegabah pada protokol kesehatan. Kita harus verifikasi semua informasi yang didapatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *