Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur

Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur

Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur

Tempat Belanja Murah di Kuala Lumpur. Berwisata dengan low-budget bukan berarti nggak membeli barang apapun. Apalagi kalau ke luar negeri, dijamin pasti menyesal. Negara yang paling dekat dengan Indonesia adalah Malaysia dan kerap kali dijadikan tujuan untuk berwisata. Selain dekat, kurs mata uang juga tidak terlalu mahal khususnya bagi backpacker.

Lebih asyiknya lagi, ada banyak tempat belanja yang murah dengan menawarkan berbagai produk.

Sungei Wang Plaza

Don’t judge the book from the cover. Pepatah tersebut sangat tepat untuk menggambarkan Sungei Wang Plaza. Pasalnya tak sedikit mereka yang terkecoh dengan penampilan luar mall tersebut. Namun siapa sangka didalamnya juga ada terdapat banyak pilihan produk fashion berkualitas. Kamu juga bisa mendapatkan berbagai baju kekinian dengan harga mulai RM7 atau sekitar 25 ribu rupiah.

Untuk yang tinggal di Surabaya, mall ini semacam Pasar Atom dan untuk yang di Jakarta, ini merupakan ‘ITC Mangga Dua’ nya Kuala Lumpur. Nggak cuma itu, di food court kamu juga bisa memanjakan lidahmu dengan berbagai macam masakan khas Malaysia yang bisa bikin bingung milihnya.

Central Market

Lokasi Central Market ini tepat berada di tengah pusat kota Kuala Lumpur. Telah berdiri sejak lama membuat bangunannya menghasilkan gaya vintage. Buat kamu yang bingung membawa buah tangan, Central Market tempatnya untuk belanja.

Berbagai pernak-pernik seperti gantungan kunci, perangko, pembuka tutup botol, dan tas ala Malaysia bisa kamu dapat dengan harga nggak sampai 2 ribu rupiah. Pedagang yang menjual Snack kekinian buatan Malaysia juga menghiasi Central Market di  bagian dalam. Menyenangkannya, pedagang disana semuanya ramah dan sangat terbuka untuk urusan tawar menawar lho. Barang antik-pun bisa kamu cari disini. Sudah lengkap, murah pula.

Jalan Petaling

Kalau ingin merasakan atmosfir China di Kuala Lumpur, Petaling Street merupakan tempat yang paling tepat. Nggak heran, masyarakat asli menyebutnya sebagai Chinatown milik mereka. Tak hanya barang-barang Made in China, di sana kamu juga akan menjumpai kuliner khas China yang beragam. Mulai dari mainstream hingga paling anti mainstream. Saat berkunjung kesini, kamu harus tau bahwa banyak pedagang yang hanya bisa berbahasa mandarin. Jadi, siap-siap ya waktu mau membeli barang.

Bricksfield Little India

Berbeda dengan Petaling, di Little India kamu akan disuguhi atmosfir yang sesuai dengan namanya India. Seluruh pedagangnya pun adalah orang India namun mereka mahir berbahasa melayu yang tak jauh berbeda dengan bahasa Indonesia. Oleh-oleh khas India ini sangat beragam dan lengkap disini. Namun, kamu perlu berhati-hati juga pasalnya mereka akan marah ketika kamu menawar dan batal membelinya. Jangan sampai ya.

Kalau sudah sampai sini, kamu juga harus mencoba kuliner timur tengah yang dimasak langsung oleh penduduk aslinya. Misalnya kebab, roti prata, nasi biryani, hingga kambing oven dengan kisaran harga 3.000 – 27.000 saja! Oh ya, melukis tangan menggunakan hiena juga wajib disempatkan saat di sini.

Bukit Bintang

Kawasan Bukit Bintang memang tidak pernah sepi dari hiruk pikuknya fashion seeker. Di kelilingi dengan empat mall sekaligus dengan menawarkan euforia belanja yang berbeda. Pavilion KL sangat cocok bagi penggembar branded fashion, karena di sana satu-satunya pusat belanja Malaysia yang menjual brand dari Eropa dan Amerika dengan harga yang sangat murah. Tidak sampai 500 meter, kamu bisa menuju ke Sephora yang menjadi surganya kosmetik untuk para perempuan.

Lot10 juga menjadi pusat belanja di Bukit Bintang seperti brand Zara, H&M, atau Topshop. Nggak cuma fashion, tapi didalamnya ada banyak yang membuka gerai chocolatery shop dengan pilihan rasa yang unik. Terakhir, ada Low Yat Plaza yang menjadi pusat belanja gadget dan teknologi paling lengkap dan mulah seantero Malaysia. Mulai dari kamera, handphone, laptop, televisi, dsb. Konon katanya semua produk yang ada di Low Yat Plaza belum tentu dapat dijumpai si cabang store lainnya lho.

Alor Street Food Night Market

Kawasan ini terbuka mulai pukul 17.00 hingga dini hari. Sepanjang jalan Alor ini merupakan pusat kuliner malam terbesar yang ada di Malaysia. Mulai dari makanan asal Malaysia, Arab, Vietnam, Thailand, Indonesia, Korea, hingga Jepang semuanya ada. Nggak heran, setiap wisatawan yang berkunjung kesini malah dibuat bingung ketika ingin mencicipi makanan.

Bagi pecinta beer disini kamu akan mendapatkan harga yang murah. Bagi penyuka street snack, dijamin satu kali nggak akan cukup untuk mengunjungi Alor. Kamu bisa mencicipi chicken wings satay, pillow cake, squid fried, dimsum, dan masih banyak macamnya. Menuju Alor di bagian belakang, kamu akan menemukan hal yang berbeda seperti mini pub dan tempat refleksi yang mampu mengembalikan lelah kakimu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *