Tempat Wisata yang Sudah Dibuka di Jakarta

Tempat Wisata yang Sudah Dibuka di Jakarta

Tempat Wisata yang Sudah Dibuka di Jakarta

Tempat Wisata yang Sudah Dibuka di Jakarta. Di tengah pandemi covid-19, Pemerintah DKI Jakarta sudah membuka Kembali Tempat Wisata yang berada di wilayahnya. Tentunya pembukaan Tempat Wisata di Jakarta ini tetap harus mengikuti prosedur serta menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Bagi anda yang ingin menikmati libur, segera manfaatkan kesempatan berkunjung ke tempat wisata di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya membuka beberapa objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu. Objek wisata dibuka dengan menerapkan pembatasan dan protokol kesehatan secara ketat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sudah menyebutkan, keempat objek wisata tersebut, yakni Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ), dan Kepulauan Seribu.
“Alhamdulillah sesuai dengan Pergub 51/2020 kita membuka tempat rekreasi, usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

Menurut Ahmad Riza Patria, sebelum dibuka kembali untuk pengunjung, pihaknya telah mengecek dan memastikan agar semua tempat wisata tersebut telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan baik dan benar.

Pengecekan terhadap empat objek wisata tersebut, telah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, para wali kota beserta jajaran, Kasat Pol PP, dan semua pengelola pariwisata.
“Protokol covid-19 sudah dijalankan dengan ketentuan, kapasitas pengunjung 50 persen, bahkan di Ancol untuk sementara kita hanya membuka untuk 30 persen.
Di kebun binatang Ragunan dari kapasitas 20.000, kita hanya membuka untuk 1.000 orang pengunjung pertama,” kata wakil Anies Baswedan ini.

Pembatasan kapasitas hanya 1.000 pengunjung karena mempertimbangkan kondisi satwa yang sudah hampir tiga bulan tidak dapat kunjungan, sehingga mencegah terjadinya stres pada satwa.
“Dari Pak Gubernur itu ada tahapan supaya binatang itu tidak kaget, dari ramai dulu, dan tiga bulan sepi, tahu-tahu ramai lagi menjadi berbahaya.

Agar menjaga irama dan sebagainya, kebun binatang hanya kita batasi 1.000 pengunjung di PSBB transisi ini,” kata Ahmad Riza Patria.
Untuk kunjungan wisata di masa normal baru ini, sejumlah objek wisata telah mengembangkan aplikasi pendaftaran secara daring, sehingga pengunjung bisa dibatasi dan tidak langsung serta merta datang ke objek wisata tersebut.
Aplikasi pendaftaran daring ini diberlakukan di Taman Margasatwa Ragunan, TMII dan Taman Impian Jaya Ancol.

“Jadi warga yang ingin datang ke Ancol Ragunan dan yang lain-lain itu tidak bisa datang langsung, harus mendaftar melalui aplikasi yang sudah disiapkan tujuannya untuk memastikan bahwa jumlah pengunjung tidak melebihi dari ketentuan yang sudah diputuskan bersama,” ujarnya.
Terkait Monas, Ahmad Riza Patria mengatakan, objek wisata tersebut belum dibuka untuk umum karena sedang dalam proses penataan usai direvitalisasi.

Pengunjung yang ingin berolahraga di ruang terbuka seperti Monas dapat memanfaatkan Gelora Bung Karno (GBK) yang sudah dibuka untuk publik sejak pekan lalu.
” Monas memang belum buka, Monas dalam proses penataan, kemudian kita bertahap jangan semua dibuka nanti semua berbondong-bondong.
Kita sudah membuka ruang terbuka untuk olahraga ada di GBK dan kami minta sekalipun di GBK tolong tidak berbondong-bondong,” kata Ahmad Riza Patria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *